BTY - DUA PULUH SEMBILAN
"Maafkan aku, sepertinya hari ini tidak bisa." Untuk kesekian ratus kalinya dalam kurun waktu satu minggu Jerry mengerutkan keningnya. Dia sama sekali tidak mengerti kenapa wanita itu seperti berusaha menghindarinya dan itu semakin meresahkannya. Apakah pada akhirnya dia mulai menyadari kalau adik yang sama sekali bukanlah adiknya lebih penting daripada dia yang secara hukum masih berstatus sebagai suaminya dan menyerah? Apa yang harus dilakukannya tanpa sama sekali melibatkan masalah? "Kau kelihatan kacau?" Jerry berpaling kearah suara baru dan lagi- lagi mengerutkan kening (entah kenapa akhir- akhir ini dia selalu melakukan hal itu) dan mengernyit melihat kehadiran Jullian disamping Lea. Jullian juga ikut mengernyit menyadari arah pandangan Jerry dan berguman tanpa sama sekali berusaha mengecilkan suaranya. "Jika kau belum lupa, Lea masih berstatus istriku dan ibu dari anak- anakku." Yang langsung mendapatkan sodokan pelan dari siku Lea....