MASK- DUA TIGA
Apa aku harus mati agar bisa terlepas dari ini semua ? Apa yang akan .... "Nona?" Aku mendongak dari tempatku duduk dan langsung berhadapan dengan seorang wanita dengan kisaran umur 40an berambut pirang stroberi yang baru saja memanggilku. Wanita dengan warna mata biru yang sangat mirip denganku itu sedang menatapku dengan senyum di wajahnya. Kenapa nasib begitu kejam pada kita berdua , ibu ? Aku ingin sekali berteriak. Menumpahkan semua perasaan yang tengah kurasakan. Kau gadis kuat , Azalea . Tidak! Aku tidak kuat. Aku ingin berteriak. Aku ingin menangis. Tidak bisakah aku melakukannya? Aku butuh tempat untuk bersandar. Aku sungguh tidak sekuat itu. "Nona?" Kembali dia mengucapkannya tapi kali ini terselip wajah bingung. Kusunggingkan senyum palsuku. Menahan getaran dan panas di mataku. "Kau baik- baik saja sayang? Kau kelihatan sedih." Kuhembuskan napasku pelan. "Ya. Aku baik- baik...